5 Manfaat Tummy Time untuk Bayi: Cegah Kepala Peyang dan Kuatkan Leher | Bisa ASI

5 manfaat tummy time untuk bayi cegah kepala peyang dan kuatkan leher bisa asi

Setiap kali Ibu mencoba menengkurapkan si Kecil, ia langsung menangis atau meletakkan kepalanya pasrah di kasur. Ibu pun jadi tidak tega dan buru-buru menggendongnya kembali.

Pernah mengalami situasi ini?

Wajar jika Ibu merasa kasihan. Namun, perlu Ibu ketahui bahwa Tummy Time (waktu bermain dalam posisi tengkurap) bukanlah “penyiksaan”, melainkan latihan fisik (gym) pertama dan terpenting bagi bayi.

Di BisaASI.com, kami ingin menyemangati Ibu. Yuk, kenali betapa besarnya Manfaat Tummy Time untuk bayi agar Ibu makin semangat melatih si Kecil setiap hari.

Apa Itu Tummy Time?

Tummy Time adalah sesi menempatkan bayi pada posisi tengkurap (bertumpu pada perut) saat bayi dalam keadaan bangun dan diawasi penuh oleh orang tua.

Ingat kuncinya: “Back to Sleep, Tummy to Play”. Tidur harus telentang (untuk mencegah SIDS), tapi main harus sering tengkurap.

Kapan Boleh Mulai Tummy Time?

Kabar baiknya: Sejak hari pertama pulang dari Rumah Sakit!

Untuk bayi baru lahir (newborn), Tummy Time bisa dilakukan di atas dada Ibu atau Ayah sambil bersandar (chest-to-chest). Tidak perlu lama-lama, cukup 1-2 menit tapi sering.

5 Manfaat Tummy Time yang Tidak Boleh Dilewatkan

1. Mencegah Kepala Peyang (Plagiocephaly)

Bayi yang terlalu sering tidur telentang berisiko memiliki bentuk kepala belakang yang datar atau peyang.

  • Manfaat: Posisi tengkurap memberikan “istirahat” pada tulang tengkorak bagian belakang agar bentuknya kembali bulat sempurna.

2. Menguatkan Otot Inti (Leher, Bahu, Punggung)

Saat tengkurap, bayi akan berusaha keras mengangkat kepalanya untuk melihat sekeliling.

  • Manfaat: Ini adalah latihan beban alami untuk memperkuat otot leher, bahu, dan punggung atas. Otot yang kuat adalah modal utama untuk fase selanjutnya: berguling, duduk, dan merangkak.

3. Mempersiapkan Kemampuan Motorik Kasar

Tahukah Ibu? Bayi yang jarang Tummy Time cenderung lebih lambat dalam pencapaian motorik kasarnya.

  • Manfaat: Tummy Time melatih koordinasi tangan dan kaki. Bayi belajar menopang berat badannya sendiri, yang menjadi dasar penting sebelum ia bisa merangkak.

4. Mengurangi Kembung dan Gas (Pencernaan)

Posisi perut yang tertekan secara lembut saat tengkurap memberikan efek pijatan alami.

  • Manfaat: Membantu mendorong gas keluar dari perut, sehingga bayi terhindar dari kembung, sembelit, dan kolik.

5. Stimulasi Visual (Mata)

Dunia terlihat berbeda dari posisi tengkurap.

  • Manfaat: Bayi belajar memfokuskan pandangan pada benda-benda di lantai atau mainan di depannya, melatih koordinasi mata dan tangan (hand-eye coordination).

Tips Agar Bayi Tidak Menangis Saat Tummy Time

Jika bayi Ibu tipe yang “benci” tengkurap, coba trik berikut:

  1. Mulai Bertahap: Jangan langsung 10 menit. Cukup 30 detik sampai 1 menit, tapi lakukan setiap kali ganti popok (bisa 8-10 kali sehari).
  2. Gunakan Cermin: Letakkan cermin (yang aman untuk bayi) di depannya. Bayi sangat suka melihat wajahnya sendiri.
  3. Tummy Time di Atas Guling/Bantal: Letakkan dada bayi di atas guling kecil atau handuk gulung untuk membantunya mengangkat badan lebih mudah.
  4. Ibu Ikut Tengkurap: Turunlah ke lantai, sejajarkan wajah Ibu dengan wajah bayi. Ajak bicara, bernyanyi, atau cilukba. Wajah Ibu adalah mainan terbaiknya.

Bayi Kaku atau Malas Tengkurap? Coba Pijat Bayi!

Terkadang, bayi menolak Tummy Time bukan karena malas, tapi karena otot leher atau bahunya tegang (kaku) sehingga ia merasa sakit saat harus mengangkat kepala.

Jika Ibu merasa tubuh bayi kaku atau perkembangannya sedikit terlambat, Bidan Desyntia siap membantu.

Melalui layanan Baby Massage & Gym Home Care (area Cikarang & Bekasi), kami akan:

  1. Merelaksasi otot-otot bayi yang tegang.
  2. Memberikan stimulasi motorik (baby gym) yang aman.
  3. Mengajarkan Ibu teknik melatih otot leher yang benar di rumah.

Yuk, dukung si Kecil tumbuh kuat dan cerdas dengan stimulasi yang tepat!