Perlukah Ibu Memompa ASI Selama di Rumah Sakit, Sesaat Setelah Melahirkan?

perlukah ibu memompa asi selama di rumah sakit sesaat setelah melahirkan

Jika proses menyusui langsung (DBF) lancar, ibu sebenarnya tidak perlu memompa. Namun, memompa menjadi penting jika Anda berada dalam situasi berikut:

Terpisah dari Bayi: Misalnya jika bayi harus diobservasi di ruang NICU.

Bayi Prematur (≤36 minggu): Bayi biasanya belum kuat menyusu sendiri secara maksimal, jadi perlu dibantu dengan pompa.

Kondisi Medis Bayi: Jika dokter menyarankan tambahan susu (donor/formula) karena bayi kuning, gula darah rendah, atau berat badan turun drastis.

Jika Ibu berencana menjadi eksklusif pumping: Harus dimulai dalam 1–2 jam pertama setelah melahirkan dan rutin setiap 3 jam.

Beberapa tips praktis:

Gunakan Pompa ASI Yang Tepat : pilih pompa asi yang memiliki standar medis (hospital/medical grade) yang lebih efektif untuk merangsang ASI di hari-hari awal.

Coba Perah Tangan: Untuk mengeluarkan kolostrum, teknik perah tangan seringkali lebih ampuh dibanding mesin. Ibu bisa meminta suster untuk mengajari tekniknya atau hubungi konselor menyusui.

Poin Utamanya: Jika bayi menerima asupan tambahan di luar menyusu langsung, Ibu harus memompa agar produksi ASI tetap stabil.