Pasti sering dengar kan kalau lagi menyusui itu “haram” hukumnya minum kafein? Duh, denger ceritanya aja udah bikin pusing duluan ya, Bu 😅
Tapi tenang, itu cuma mitos kok!
Memang, kafein yang kita minum bisa masuk sedikit ke ASI, tapi kalau minumnya masih dalam batas wajar, itu aman-aman saja.
Seberapa banyak yang boleh diminum?
Batas “aman” yang dimaksud CDC itu sekitar 300 mg per hari. Kalau diukur pakai cangkir, kira-kira setara dengan 2-3 cangkir kopi. Tapi ingat ya, kafein itu nggak cuma ada di kopi aja. Coba cek lagi asupan harian buibu, karena kafein juga tersembunyi di:
- Kopi (si teman setia!)
- Teh
- Minuman berenergi
- Cokelat
- Soda
Ini dia beberapa tips tambahan untuk memantau si kecil kalau Bunda habis konsumsi kafein. Setiap bayi punya sensitivitas yang beda-beda, jadi yuk perhatikan tanda-tanda ini:
👶 Cara Cek Reaksi Si Kecil Terhadap Kafein
- Pantau Pola Tidur
Coba cek, apakah si kecil jadi lebih susah tidur dari biasanya atau jadwal tidurnya jadi berantakan? Kalau iya, mungkin dia sensitif terhadap kafein yang Bunda konsumsi. - Perhatikan Tingkat “Kerewelan”
Apakah bayi jadi tampak lebih gelisah, gampang kaget, atau terus-terusan rewel tanpa alasan yang jelas (fussy)? Kafein bisa bikin bayi merasa sedikit lebih “waspada” atau over-stimulated. - Cek Pencernaan
Meski jarang, beberapa bayi bisa mengalami perut kembung atau perubahan pola BAB kalau ibunya mengonsumsi kafein secara berlebihan. - Gunakan “Coba & Lihat”
Kalau Bunda merasa bayi rewel setelah Bunda minum kopi, coba stop dulu selama 2-3 hari. Kalau bayinya jadi tenang lagi, berarti memang kafein pengaruhnya kuat ke dia. - Perhatikan Usia Bayi
Bayi yang baru lahir (di bawah usia 3 bulan) biasanya lebih sensitif karena organ tubuhnya butuh waktu lebih lama untuk memproses kafein. Semakin besar bayi, biasanya mereka semakin toleran
Tips Biar Tetap Aman:
- Minum Sesaat SETELAH Menyusui: Ini memberikan waktu jeda yang lebih lama bagi tubuh Bunda untuk memproses kafein sebelum jadwal menyusui berikutnya.
- Tetap Minum Air Putih: Kafein bersifat diuretik (bikin sering pipis), jadi pastikan Bunda tetap terhidrasi dengan baik ya!
Semua Balik lagi ke Ibu
Mau lanjut ngopi atau nggak selama menyusui, itu semua pilihan ibu. Kalau pengalaman pribadi aku sih, secangkir kopi di pagi hari itu bener-bener jadi “penyemangat” mengawali hari yang serba gedebak gedebuk hehe
Pokoknya, ibu yang paling tahu mana yang terbaik buat diri sendiri. Semangat terus ya, bu!

