Panduan Teknik Marmet: Tips Memerah ASI Alami Tanpa Alat Pompa

panduan teknik marmet tips memerah asi alami tanpa alat pompa

Buat Ibu pejuang ASI, pasti sudah nggak asing lagi dengan yang namanya pompa ASI. Tapi tahu nggak, sih? Ada satu teknik legendaris yang sering disebut sebagai cara paling efektif sekaligus paling ramah di kantong buat mengosongkan payudara. Namanya Teknik Marmet.

Siapa Sih Penemu Teknik Marmet?

Teknik ini bukan asal pencet ya, Bu. Metode ini dikembangkan oleh Chele Marmet, seorang pakar laktasi top dari Amerika Serikat. Beliau merancang metode ini agar para Ibu bisa memerah ASI dengan cara yang paling mendekati ritme isapan bayi, tanpa perlu alat canggih, tapi hasilnya tetap melimpah.

Kenapa Harus Marmet?

Banyak banget keuntungannya kalau Ibu menguasai teknik ini:

Hormon Bahagia: Sentuhan tangan sendiri ke kulit (skin-to-skin) itu ajaib banget buat memicu hormon Oksitosin. ASI jadi lebih gampang keluar atau sering disebut Let-Down Reflex (LDR)!

Super Higienis: Nggak perlu ribet cuci pasang selang atau corong pompa. Cukup pastikan tangan Ibu bersih.

Kosong Maksimal: Kadang ada area di payudara yang nggak terjangkau oleh corong pompa, nah jari kita bisa “gerilya” ke semua sudut.

Gratis & Praktis: Mau di mobil, di kantor, atau saat mati lampu, Ibu tetap bisa memerah dengan tenang.

Cara Melakukannya (Nggak Ribet, Kok!)

Biar nggak salah langkah, ikuti urutan ini ya:

  1. Pemanasan (Biar ASI “Siap” Keluar) Jangan langsung perah! Pijat lembut payudara dengan gerakan memutar, usap pelan ke arah puting, lalu goyangkan payudara sambil membungkuk sedikit. Ini gunanya supaya ASI “turun” dan siap dialirkan.
  2. Posisi Jari (Siapkan Huruf “C”) Letakkan ibu jari di atas (posisi jam 12) dan jari telunjuk serta jari tengah di bawah (posisi jam 6). Letakkan di sekitar area areola (area gelap), bukan di putingnya ya, Bu.
  3. Gerakan “Push & Roll”

Push: Tekan jari-jari Ibu lurus ke belakang (arah dinding dada).

Roll: Setelah ditekan ke belakang, gulung jari ke arah depan dengan lembut untuk mendorong ASI keluar.

Ulangi: Lakukan terus secara ritmis. Kalau sudah mulai sedikit, geser posisi jari (misalnya ke arah jam 3 dan jam 9) biar semua kantong ASI kosong sempurna.

Warning: Jangan “Siksa” Payudara!

Nah, ini yang paling penting: Jangan ditekan terlalu keras! Banyak yang mengira makin kuat dipencet, ASI makin banyak. Big no!

Menekan terlalu kuat bisa bikin jaringan payudara trauma atau malah bengkak.

Jangan menarik-narik puting atau menggeser jari di kulit karena bisa bikin lecet.

Kuncinya: Teknik yang benar itu nggak sakit sama sekali. Kalau Ibu merasa sakit, coba cek lagi posisi jarinya atau kurangi tenaganya.

Kesimpulan

Teknik Marmet ini benar-benar keterampilan yang bakal berguna banget buat perjalanan menyusui Ibu. Selain lebih personal, teknik dari Chele Marmet ini bikin Ibu lebih “kenal” dengan tubuh sendiri.