Penyebab Bayi Kuning dan Cara Penanganannya | Bisa ASI

penyebab bayi kuning dan cara penanganannya bisa asi

Melihat kulit bayi yang baru lahir perlahan berubah warna menjadi kekuningan tentu bisa membuat hati orang tua cemas. “Apakah bayi saya sakit liver? Apakah ASI saya kurang?”

Tenang dulu, Ibu dan Ayah. Kondisi ini disebut Jaundice atau penyakit kuning, dan faktanya, sekitar 60% bayi baru lahir mengalami hal ini di minggu pertama kehidupannya.

Di BisaASI.com, kami ingin membantu Anda memahami penyebab bayi kuning secara medis dan bagaimana peran vital ASI dalam membantu pemulihannya.

Apa Itu Jaundice (Bayi Kuning)?

Bayi kuning terjadi karena adanya penumpukan zat bernama Bilirubin di dalam darah. Bilirubin adalah pigmen kuning yang dihasilkan dari pemecahan sel darah merah.

Pada orang dewasa, hati (liver) bertugas memproses dan membuang bilirubin ini lewat buang air besar/kecil. Namun, pada bayi baru lahir, fungsi hatinya belum matang sempurna, sehingga pembuangan bilirubin menjadi lambat dan menumpuk di kulit.

Penyebab Utama Bayi Kuning

Secara umum, ada dua kategori penyebab bayi kuning:

1. Kuning Fisiologis (Normal)

Ini adalah jenis yang paling umum. Muncul pada usia 2-4 hari setelah lahir dan biasanya akan hilang sendiri dalam 1-2 minggu seiring matangnya fungsi hati bayi. Selama bayi aktif dan menyusu kuat, ini tidak berbahaya.

2. Kuning Karena Masalah Menyusui

  • Breastfeeding Jaundice: Terjadi karena bayi kurang minum ASI. Dehidrasi menyebabkan pergerakan usus lambat, sehingga bilirubin yang seharusnya keluar lewat BAB malah terserap kembali ke darah. Solusinya: Perbaiki pelekatan dan susui lebih sering!
  • Breast Milk Jaundice: Terjadi karena zat tertentu dalam ASI Ibu yang menahan pemecahan bilirubin. Ini sangat jarang terjadi, biasanya muncul setelah minggu pertama, dan umumnya tidak berbahaya selama berat badan bayi naik.

3. Kuning Patologis (Penyakit)

Ini jenis yang perlu diwaspadai. Biasanya muncul kurang dari 24 jam setelah lahir, atau bertahan lebih dari 2 minggu. Penyebabnya bisa karena ketidakcocokan golongan darah Ibu & Bayi (Rhesus), infeksi, atau gangguan enzim.

Tanda Bahaya: Kapan Harus ke Dokter?

Ibu bisa melakukan cek sederhana: Tekan lembut dahi atau hidung bayi. Jika kulit yang ditekan terlihat kuning, kemungkinan bayi mengalami jaundice ringan.

Namun, segera bawa ke Dokter Anak jika:

  • Kuning menyebar hingga ke perut, tungkai kaki, dan telapak tangan/kaki.
  • Bayi terlihat sangat lemas, tidur terus, dan sulit dibangunkan untuk menyusu.
  • Kuning muncul di hari pertama (< 24 jam) kelahiran.
  • Bayi demam atau tinja berwarna pucat (seperti dempul).

Cara Penanganan Bayi Kuning

Untuk kasus kuning ringan (fisiologis), penanganan terbaik bisa dilakukan di rumah:

1. Gempur dengan ASI (Kunci Utama!)

Bilirubin dibuang melalui kotoran (BAB dan BAK). Semakin banyak bayi minum ASI, semakin sering ia buang air, dan semakin cepat kuningnya luntur.

  • Susui bayi minimal 8-12 kali sehari.
  • Pastikan pelekatan (latch on) benar agar ASI yang masuk maksimal, bukan sekadar “mengempeng”.

2. Jemur Matahari Pagi (Terapi Tambahan)

Menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi (pukul 07.00 – 08.00) selama 10-15 menit bisa membantu memecah bilirubin di kulit. Namun, ini bukan pengganti ASI atau fototerapi medis. Pastikan mata bayi terlindungi dari sinar langsung.

3. Fototerapi (Sinar Biru)

Jika kadar bilirubin sangat tinggi (biasanya di atas 12-15 mg/dL), dokter akan menyarankan terapi sinar (Blue Light) di Rumah Sakit. Sinar ini sangat efektif mengubah bentuk bilirubin agar mudah larut dalam air dan dibuang tubuh.

Bayi Kuning Karena ASI Seret?

Jika dokter mengatakan bayi kuning karena kurang asupan (Breastfeeding Jaundice), jangan buru-buru menyalahkan diri sendiri atau langsung beralih ke sufor.

Mungkin masalahnya hanya pada teknik menyusui. Bersama Bidan Desyntia, mari kita evaluasi:

  • Apakah posisi menyusui sudah nyaman?
  • Apakah bayi menghisap efektif atau sering tertidur?

Kami siap membantu Ibu mengejar ketertinggalan asupan bayi agar kuning segera hilang dan si Kecil kembali sehat. Cegah Bayi Kuning dengan Manajemen ASI yang Tepat! Whatsapp kami sekarang 0815-2398-1296!