Cara Membersihkan Lidah Bayi Putih: Sisa Susu atau Jamur? | Bisa ASI

cara membersihkan lidah bayi putih sisa susu atau jamur bisa asi

Saat si Kecil menguap atau menangis, Ibu mungkin pernah kaget melihat lapisan putih tebal di atas lidahnya. Pikiran pun langsung bertanya-tanya: “Duh, ini sisa ASI, sisa sufor, atau penyakit ya?”

Menjaga kebersihan mulut bayi (oral hygiene) sangat penting, bahkan sebelum giginya tumbuh. Mulut yang kotor bisa menjadi sarang kuman yang menyebabkan bau mulut hingga gangguan menyusui.

Di BisaASI.com, kami akan memandu Ibu mengenali penyebabnya dan cara membersihkan lidah bayi putih dengan teknik yang aman dan higienis.

Cek Dulu: Ini Sisa Susu atau Jamur (Oral Thrush)?

Sebelum mulai membersihkan, Ibu harus tahu dulu apa yang Ibu hadapi. Penanganannya berbeda, lho!

1. Sisa Susu (Residu)

Ini sangat normal, terutama pada bayi yang minum susu formula atau ASI perah, karena lemak susu menempel di lidah.

  • Ciri-cirinya: Lapisan putih hanya ada di lidah (tidak di pipi dalam atau langit-langit), mudah hilang jika diusap lembut, dan bayi tidak rewel/kesakitan.

2. Infeksi Jamur (Candidiasis/Oral Thrush)

Ini disebabkan oleh jamur Candida albicans.

  • Ciri-cirinya: Bercak putih tampak seperti dadih susu/keju yang menempel kuat. Bisa menyebar ke pipi bagian dalam, gusi, dan langit-langit. Jika diusap/dipaksa dikerok, akan merah atau berdarah. Bayi biasanya rewel dan menolak menyusu karena perih.
  • Solusi: Jika cirinya seperti ini, JANGAN dipaksa dibersihkan sendiri. Segera konsultasikan ke dokter untuk mendapat obat antijamur.

Langkah-Langkah Membersihkan Lidah Bayi (Untuk Sisa Susu)

Jika Ibu yakin itu hanya sisa susu, lakukan rutinitas pembersihan ini minimal 1 kali sehari (sebaiknya setelah mandi pagi):

Persiapan Alat:

  • Kain kasa steril (bisa beli di apotek).
  • Air matang hangat (suam-suam kuku) dalam wadah bersih.
  • Tangan Ibu yang sudah dicuci bersih dengan sabun.

Cara Melakukannya:

  1. Cuci Tangan: Pastikan tangan Ibu bersih agar kuman tidak masuk ke mulut bayi.
  2. Balut Jari: Ambil selembar kasa steril, balutkan pada jari telunjuk Ibu.
  3. Celupkan: Celupkan jari yang berbalut kasa ke dalam air hangat matang. Peras sedikit agar tidak terlalu basah (hanya lembap).
  4. Posisi Nyaman: Gendong bayi dengan posisi setengah duduk (cradle hold) yang nyaman. Dengan satu tangan, pegang tubuh bayi, tangan lainnya (jari telunjuk) siap membersihkan.
  5. Buka Mulut Bayi: Sentuh lembut bibir bawah bayi dengan jari agar ia membuka mulutnya.
  6. Usap Lembut: Masukkan jari telunjuk perlahan. Usap permukaan lidah dengan gerakan melingkar lembut dari arah dalam ke luar. Jangan menggosok terlalu keras agar lidah tidak lecet dan bayi tidak muntah (gag reflex).
  7. Pijat Gusi: Sekalian bersihkan gusi atas, gusi bawah, dan pipi bagian dalam untuk membuang sisa lemak susu.

Tips Mencegah Lidah Putih Kembali

Agar lapisan putih tidak cepat menumpuk lagi, lakukan hal berikut:

  • Minum Air Putih (Khusus Bayi > 6 Bulan): Beri sedikit air putih setelah makan/minum susu untuk membilas mulut. (Bayi < 6 bulan TIDAK BOLEH diberi air putih).
  • Bersihkan Puting Ibu: Bagi Ibu menyusui, bersihkan puting dengan air hangat sebelum dan sesudah menyusui untuk mencegah perpindahan jamur.
  • Sterilkan Peralatan: Jika menggunakan botol, dot, atau teether, pastikan selalu disterilkan dengan benar.

Kapan Butuh Bantuan Profesional?

Ibu perlu waspada jika lidah putih disertai:

  • Bayi demam.
  • Bayi mogok menyusu (nursing strike) karena mulutnya sakit.
  • Bercak putih menyebar luas.

Menjaga kebersihan mulut adalah langkah awal menjaga kesehatan pencernaan bayi. Jika Ibu ragu apakah kondisi mulut bayi Ibu sehat atau ada kelainan seperti Tongue Tie, Bidan Desyntia siap membantu melakukan pemeriksaan.

Kami melayani Konsultasi Online atau Kunjungan Rumah (Home Care) di Bekasi untuk memastikan tumbuh kembang si Kecil optimal. Hubungi kami 0815-2398-1296 sekarang!