Kegiatan memerah air susu ibu seharusnya tidak menimbulkan rasa sakit yang menyiksa. Namun faktanya, banyak ibu yang mengeluhkan payudaranya terasa nyeri, lecet, bahkan hingga berdarah setelah rutin menggunakan mesin perah. Kesalahan yang paling sering menjadi biang keladi dari rasa sakit ini bukanlah pada mesinnya, melainkan pada pemilihan ukuran corong yang tidak sesuai dengan anatomi tubuh ibu.
Setiap wanita memiliki bentuk dan ukuran payudara yang berbeda beda, sehingga ukuran corong bawaan dari pabrik mesin perah belum tentu cocok untuk semua orang. Menggunakan alat dengan ukuran yang salah tidak hanya memicu luka, tetapi juga membuat pengosongan kelenjar menjadi tidak maksimal. Oleh karena itu, memahami cara mengukur diameter puting sebelum membeli corong adalah langkah wajib bagi setiap ibu menyusui.
Mengapa Ukuran Corong Pompa Sangat Penting
Corong atau pelindung payudara berfungsi sebagai wadah hisap yang menempel langsung pada kulit. Pemilihan ukuran corong yang meleset satu hingga dua milimeter saja bisa memberikan dampak yang sangat terasa pada kenyamanan laktasi.
Jika corong terlalu sempit, bagian kulit akan terus menerus bergesekan dengan dinding plastik keras setiap kali mesin menarik. Gesekan berulang inilah yang menyebabkan kulit melepuh dan lecet parah. Sebaliknya, jika corong terlalu longgar, sebagian besar area kalang payudara akan ikut tersedot ke dalam lorong plastik. Hal ini akan menyebabkan pembengkakan pada area kalang payudara dan justru menyumbat keluarnya aliran air susu.
Langkah Mudah Cara Mengukur Diameter Puting
Untuk mendapatkan ukuran corong yang akurat, ibu bisa melakukan pengukuran mandiri di rumah menggunakan alat bantu sederhana seperti penggaris, pita ukur, atau jangka sorong.
Persiapan Sebelum Mengukur
Sebelum mulai menempelkan penggaris, pastikan payudara berada dalam kondisi rileks namun ujungnya menonjol sempurna. Ibu bisa memberikan sedikit rangsangan dengan cara memijat lembut atau mengompres area dada menggunakan handuk hangat agar ujungnya bereaksi dan berdiri tegak, mirip dengan kondisinya saat sedang dihisap oleh mesin.
Menghitung Ukuran Yang Tepat
Letakkan angka nol pada penggaris tepat di batas pangkal ujung payudara sebelah kiri. Ukur secara lurus menyilang hingga ke batas pangkal di sebelah kanan. Sangat penting untuk diingat bahwa ibu hanya perlu mengukur bagian ujungnya saja yang menonjol, tanpa perlu memasukkan area kalang payudara yang berwarna gelap ke dalam hitungan.
Setelah ibu mendapatkan angkanya dalam satuan milimeter, tambahkan sekitar dua hingga tiga milimeter untuk menemukan ukuran corong yang pas. Sebagai contoh, jika hasil pengukuran menunjukkan angka enam belas milimeter, maka ibu membutuhkan corong dengan ukuran delapan belas atau sembilan belas milimeter.
Tanda Corong Pompa Sudah Pas Saat Digunakan
Setelah membeli corong dengan ukuran yang baru, ibu bisa mengevaluasinya saat sesi memerah berlangsung. Ukuran disebut pas apabila kulit bisa bergerak maju mundur dengan bebas di dalam lorong tanpa bergesekan dengan dinding plastik. Selain itu, area berwarna gelap tidak boleh ikut tertarik terlalu dalam, dan payudara harus terasa ringan atau kosong setelah sesi memerah selesai tanpa meninggalkan rasa nyeri.
Proses menemukan kenyamanan dalam memerah terkadang membutuhkan beberapa kali percobaan hingga ibu benar benar terbiasa. Jika ibu sudah mencoba mengganti ukuran corong namun puting tetap terasa sangat sakit atau aliran air susu justru semakin sedikit, ibu jangan panik. jika ibu butuh pendampingan dan penanganan cepat terkait masalah ibu tersebut bisa langsung whatsapp nomor kami ini: 0815-2398-1296.

