Kapan Bayi Mulai Bisa Melihat Jelas? Simak Tahapan Perkembangan Mata 0-12 Bulan | Bisa ASI

kapan bayi mulai bisa melihat jelas simak tahapan perkembangan mata 0 12 bulan bisa asi

Saat Ibu melambaikan tangan di depan wajah bayi baru lahir, seringkali ia hanya menatap kosong atau bahkan melihat ke arah lain. Momen ini tak jarang membuat orang tua baru merasa cemas: “Apakah mata anak saya normal? Kenapa dia tidak melihat saya?” Kapan bayi mulai bisa melihat jelas?

Tenang, Bu. Bayi Ibu tidak mengabaikan Ibu.

Faktanya, penglihatan adalah indra yang paling “belum jadi” saat bayi lahir. Berbeda dengan pendengaran yang sudah matang sejak dalam kandungan, sistem penglihatan bayi butuh waktu berbulan-bulan untuk berkembang sempurna.

Di BisaASI.com, kami merangkum timeline perjalanan mata si Kecil agar Ibu tahu apa yang normal dan bagaimana cara menstimulasinya.

Usia 0-1 Bulan: Dunia Hitam Putih yang Buram

Bayi baru lahir (newborn) melihat dunia seperti kamera yang tidak fokus.

  • Jarak Pandang: Hanya sekitar 20-30 cm. Ini adalah jarak yang sempurna—tepat sejauh jarak wajah Ibu ke wajah bayi saat sedang menyusui atau menggendong. Tuhan mendesainnya agar bayi fokus mengenali Ibu/Ayahnya dulu.
  • Warna: Belum bisa membedakan warna. Dunia mereka hanya terdiri dari gradasi hitam, putih, dan abu-abu.
  • Stimulasi: Dekatkan wajah Ibu saat menyusui. Tatap matanya. Ibu juga bisa menggunakan mainan/buku High Contrast (pola hitam-putih) untuk menarik perhatiannya.

Usia 2-3 Bulan: Mulai Mengenal Warna & Kontak Mata

Di fase ini, Ibu akan mulai merasa “dianggap”.

  • Warna: Bayi mulai bisa melihat warna dasar, biasanya Merah dan Hijau adalah yang pertama kali dikenali.
  • Fokus: Bayi sudah bisa melakukan Kontak Mata dan membalas senyuman (Social Smile).
  • Tracking: Coba gerakkan mainan di depannya. Matanya mulai bisa mengikuti gerakan benda tersebut ke kiri dan kanan.
  • Stimulasi: Ajak main tracking objek. Gerakkan mainan berwarna cerah perlahan di depan wajahnya untuk melatih otot mata.

Usia 4-6 Bulan: Dunia 3 Dimensi & Koordinasi Tangan

Penglihatan bayi semakin tajam dan mulai memahami kedalaman (depth perception).

  • Jarak: Sudah bisa melihat benda yang agak jauh di seberang ruangan.
  • Koordinasi Mata-Tangan: Karena sudah tahu jarak benda, bayi mulai mencoba meraih dan memegang mainan (atau rambut Ibu!).
  • Warna: Sudah bisa melihat spektrum pelangi secara penuh.

Usia 7-12 Bulan: Menuju Penglihatan Dewasa

Saat bayi mulai belajar merangkak, penglihatannya sangat membantu koordinasi tubuhnya.

  • Fokus Tajam: Bayi sudah bisa melihat benda kecil (seperti remah makanan) di lantai dan mencoba mengambilnya (pincer grasp).
  • Cilukba: Bayi mulai paham konsep objek permanen (benda tetap ada meski tidak terlihat). Makanya main Cilukba jadi sangat seru di usia ini!

Tanda Bahaya (Red Flags): Kapan Harus ke Dokter Mata?

Segera konsultasikan ke Dokter Mata Anak jika Ibu melihat tanda-tanda berikut setelah usia 3-4 bulan:

  1. Mata Juling (Strabismus): Wajar jika bayi baru lahir kadang juling sesekali. Tapi jika mata juling menetap atau terjadi terus-menerus setelah usia 4 bulan.
  2. Mata Goyang (Nystagmus): Bola mata bergerak-gerak cepat kiri-kanan atau atas-bawah tanpa terkendali.
  3. Pupil Putih (Leukokoria): Bagian tengah mata yang hitam terlihat ada bercak putih saat kena cahaya/foto flash.
  4. Mata Berair Terus: Bukan menangis, tapi becek dan banyak kotoran mata (bisa indikasi saluran air mata tersumbat).
  5. Tidak Ada Respon: Bayi usia 3 bulan sama sekali tidak mengikuti gerakan benda di depannya.

Dukung Kecerdasan Visual dengan Stimulasi yang Tepat

Tahukah Ibu? Perkembangan penglihatan sangat berkaitan erat dengan perkembangan motorik. Bayi butuh otot leher yang kuat (lewat Tummy Time) untuk bisa mengangkat kepala dan melihat dunia lebih luas.

Jika Ibu ingin memaksimalkan tumbuh kembang si Kecil, layanan Baby Gym & Massage Home Care dari Bidan Desyntia bisa menjadi solusi.

Kami akan membantu:

  • Melakukan pijatan stimulasi saraf sensorik & motorik.
  • Melatih otot leher & mata lewat baby gym yang menyenangkan.
  • Mendeteksi dini jika ada keterlambatan perkembangan.

Yuk, pastikan mata indah si Kecil melihat masa depan yang cerah!