Ragam Manfaat Pijat Payudara Pasca Melahirkan Oleh Bidan Laktasi | Bisaasi

ragam manfaat pijat payudara pasca melahirkan oleh bidan laktasi bisaasi

Memasuki masa nifas setelah melewati proses persalinan adalah momen yang penuh dengan perubahan fisik. Tubuh ibu mulai beradaptasi untuk memproduksi air susu guna memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Pada fase transisi ini, keluhan seperti payudara terasa penuh, berat, hingga keras membatu adalah hal yang sangat wajar terjadi. Untuk membantu tubuh beradaptasi dan mengurangi rasa tidak nyaman, banyak ibu yang mencari tahu seputar manfaat pijat payudara yang dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Perawatan fisik di area dada bukan sekadar tentang estetika, melainkan langkah preventif yang krusial untuk menunjang kelancaran laktasi. Melibatkan bidan laktasi dalam proses perawatan ini akan memberikan dampak positif yang jauh lebih terukur dibandingkan jika ibu sekadar memijat sendiri di rumah tanpa arah dan teknik yang jelas.

Mengapa Perawatan Payudara Sangat Penting Setelah Persalinan?

Setelah plasenta lahir, tubuh ibu mengalami penurunan hormon kehamilan secara drastis, yang kemudian memicu naiknya hormon prolaktin untuk memproduksi air susu. Peningkatan volume cairan yang mendadak ini seringkali membuat pembuluh darah dan kelenjar di area dada membengkak. Jika tidak diberikan stimulasi yang tepat, cairan tersebut bisa tertahan dan menyumbat saluran laktasi. Di sinilah letak pentingnya intervensi fisik dari luar untuk membantu melancarkan sirkulasi cairan di dalam jaringan kelenjar.

Berbagai Manfaat Pijat Payudara Oleh Bidan Laktasi

Sentuhan tangan tenaga kesehatan yang memahami anatomi tubuh akan memberikan hasil yang berbeda. Berikut adalah beberapa manfaat pijat payudara yang bisa ibu rasakan jika dilakukan secara rutin dan dengan teknik klinis yang benar.

Mencegah Terjadinya Bendungan Air Susu Ibu

Bendungan terjadi ketika produksi air susu lebih cepat dibandingkan dengan proses pengeluarannya. Pijatan dengan teknik limfatik yang sangat lembut oleh bidan akan membantu mengurai penumpukan cairan getah bening dan melonggarkan saluran yang tersumbat. Hasilnya, air susu bisa mengalir dengan lebih mudah menuju area puting dan meminimalisir risiko bengkak yang menyakitkan.

Merangsang Hormon Oksitosin Dan Prolaktin

Sentuhan fisik yang membuat ibu merasa rileks akan mengirimkan sinyal positif ke otak. Stimulasi yang tepat pada area dada akan memicu pelepasan hormon cinta atau oksitosin secara optimal. Hormon inilah yang bertugas memompa air susu keluar dari kelenjar, membuat aliran laktasi menjadi jauh lebih deras dan lancar saat bayi mulai menghisap.

Mendeteksi Dini Risiko Infeksi Mastitis

Bidan laktasi memiliki kepekaan klinis untuk meraba adanya benjolan abnormal atau area peradangan yang tidak biasa pada tahap paling awal. Dengan melakukan pemeriksaan dan pemijatan sejak dini, bidan dapat mendeteksi gejala infeksi payudara atau mastitis sebelum bakteri menyebar luas dan menyebabkan ibu mengalami demam tinggi.

Pentingnya Memilih Tenaga Kesehatan Profesional

Menyerahkan penanganan fisik kepada orang yang tidak memiliki latar belakang medis justru sangat berbahaya, karena pijatan yang terlalu kasar dengan tenaga penuh bisa merusak jaringan kelenjar yang sangat sensitif. Pastikan ibu selalu didampingi oleh bidan bersertifikat yang memahami batasan medis dan menguasai teknik pemijatan yang aman.

Menjalani peran baru sebagai ibu menyusui memang penuh dengan proses adaptasi fisik. Jika ibu mengalami kendala seperti payudara tiba-tiba mengeras, puting terasa sangat perih, atau aliran laktasi berhenti, ibu jangan panik. jika ibu butuh pendampingan dan penanganan cepat terkait masalah ibu tersebut bisa langsung whatsapp nomor kami ini: 0815-2398-1296.