Memerah air susu di tempat kerja adalah rutinitas harian yang menuntut manajemen waktu yang sangat baik. Selain harus mencari waktu di sela sela kesibukan pekerjaan, ibu juga dihadapkan pada tantangan lain setelah sesi memerah selesai, yaitu membersihkan alat perah. Berada di fasilitas umum seperti toilet kantor atau ruang laktasi yang digunakan bersama sama tentu menimbulkan kekhawatiran tersendiri mengenai kebersihan dan higienitas peralatan.
Sisa air susu yang menempel pada corong dan katup sangat mudah mengundang bakteri jika tidak segera dibersihkan dengan benar. Bakteri yang menumpuk tidak hanya akan membuat air susu perahan berikutnya menjadi cepat basi, tetapi juga berisiko mengganggu pencernaan bayi. Oleh karena itu, ibu sangat membutuhkan panduan dan tips mencuci pompa asi yang cepat, praktis, namun tetap higienis selama berada di lingkungan kerja.
Persiapan Perlengkapan Mencuci Khusus Di Kantor
Kunci utama untuk menjaga kebersihan alat perah di fasilitas umum adalah dengan tidak bergantung pada perlengkapan kebersihan yang disediakan oleh kantor. Ibu sangat disarankan untuk membawa peralatan cuci sendiri dari rumah.
Bawa Sabun Dan Sikat Pembersih Sendiri
Spons cuci piring yang ada di wastafel kantor (pantry) biasanya sudah bercampur dengan sisa makanan atau kopi karyawan lain. Hal ini sangat berbahaya karena menjadi sarang kuman. Selalu siapkan botol kecil berisi sabun cuci botol bayi khusus dan sikat ukuran mini di dalam tas perah ibu untuk memastikan tidak ada kontaminasi silang.
Sediakan Baskom Lipat Silikon
Jangan pernah meletakkan bagian corong atau katup langsung di dasar wastafel kantor karena area tersebut dipenuhi oleh jutaan bakteri tidak kasat mata. Bawalah wadah khusus atau baskom lipat berbahan silikon yang bisa digunakan sebagai alas atau wadah rendaman saat mencuci alat perah.
Langkah Dan Tips Mencuci Pompa Asi Dengan Cepat
Waktu istirahat yang terbatas menuntut ibu untuk bisa membersihkan alat perah dalam waktu singkat. Berikut adalah urutan cara mencuci yang efisien dan aman.
Bongkar Semua Komponen Alat Perah
Setelah selesai memerah, segera lepaskan semua bagian yang terkena aliran air susu, mulai dari corong, membran, hingga botol penampung. Memisahkan semua komponen akan mencegah sisa cairan mengendap dan mengering di celah celah sempit yang sulit dijangkau.
Bilas Menggunakan Air Mengalir Dan Sabun
Gunakan air mengalir untuk membilas sisa cairan putih pada peralatan. Tuangkan sedikit sabun khusus bayi ke dalam baskom lipat, sikat perlahan terutama pada bagian katup silikon yang sangat rentan sobek, lalu bilas kembali di bawah air mengalir hingga tidak ada sisa busa yang tertinggal.
Keringkan Dengan Tisu Kertas Sekali Pakai
Hindari mengeringkan alat perah menggunakan kain lap atau handuk wastafel kantor yang lembap dan penuh kuman. Gunakan tisu dapur atau tisu kertas sekali pakai yang bersih untuk menyerap sisa air pada komponen alat perah, lalu simpan kembali ke dalam kantong plastik kering (ziplock) agar siap digunakan pada sesi memerah selanjutnya.
Alternatif Praktis Jika Tidak Sempat Mencuci
Adakalanya hari di kantor berjalan sangat padat sehingga ibu tidak memiliki waktu sama sekali untuk pergi ke wastafel. Sebagai solusi darurat, ibu bisa membersihkan corong menggunakan tisu basah steril khusus alat laktasi yang aman untuk makanan (food grade). Ibu juga bisa menggunakan trik menyimpan seluruh komponen corong yang belum dicuci ke dalam kantong kedap udara, lalu memasukkannya ke dalam kulkas kantor bersuhu dingin untuk mencegah bakteri berkembang biak, agar bisa langsung digunakan kembali nanti.
Menjaga komitmen memberikan nutrisi eksklusif sambil bekerja memang penuh dengan tantangan teknis. Jika ibu mengalami kendala seperti lecet akibat corong yang kurang bersih atau produksi laktasi yang tiba tiba menurun drastis di tengah kesibukan kerja, ibu jangan panik. jika ibu butuh pendampingan dan penanganan cepat terkait masalah ibu tersebut bisa langsung whatsapp nomor kami ini: 0815-2398-1296.

